Tips Membangun Kandang Ternak Murai Batu di lokasi Sempit

Pada artikel kali ini saya akan membagikan tips membuat kandang ternak murai batu yang nyaman dan berada pada lokasi yang sempit. Artikel ini diharapkan bisa menjadi tambahan informasi bermanfaat bagi seorang peternak pemula tentang cara membuat kandang ternak murai batu yang bisa menyesuaikan lokasi kandang yang tidak terlalu luas.

Pembuatan kandang ternak murai batu secara khusus dan tersendiri walaupun di lokasi yang sempit dan tidak terlalu luas sangatlah penting, jika anda betul-betul ingin sukses dalam usaha ini. Selain itu, pembuatan kandang secara tersendiri lebih menampilkan keseriusan dan profesionalisme dalam beternak.

Agar proses pembuatan kadang ternak murai batu berjalan dengan lancar, ada beberapa tips yang perlu anda lakukan agar pembuatan kandang bisa sukses dan berhasil. Tips-tips tersebut antara lain :

1.Persiapkan lokasi yang nyaman
Lokasi yang paling baik untuk membuat kandang ternak murai batu adalah lokasi yang tenang dan jauh dari kebisingan. Memang terkadang kondisi tempat tinggal kita yang dekat dari pasar, terminal, pabrik, maupun tempat-tempat lainnya yang memiliki kebisingan tidak memberikan kita pilihan dalam hal ini. Tapi, jika anda serius ingin beternak murai batu dan ingin sukses dalam hal ini, jangan ragu untuk mengeluarkan sedikit biaya dalam rangka membeli atau menyewa lokasi beternak yang sesuai dengan kategori di atas walaupun lokasinya kecil.

2.Ukuran kandang
Jika lokasi pembuatan kandang ternak murai batu tidak begitu luas, anda harus menyiasatinya dengan membuat kandang ternak yang bersusun. Untuk ukuran kandang bervarisi, yang penting ukuran tersebut memungkinkan bagi seekor burung murai untuk beraktifitas dengan bebas di dalamnya dan tidak terkekang.
Ukuran lebar minimal untuk kandang ternak murai batu adalah sebesar 80x80 cm, sedangkan tingginya bisa 100 cm atau lebih. Ukuran ini sudah memungkinkan bagi seekor murai batu untuk bergerak bebas di dalamnya.

3.Bahan pembuatan kandang
Bahan-bahan untuk pembuatan kandang ternak murai batu tidak jauh berbeda dengan bahan-bahan pembuatan kandang untuk jenis burung lainnya. Bahan-bahan kandang tersebut bisa dibuat dari kombinasi antara kayu dengan kawat, atau kombinasi kayu dengan batako, dan yang lainnya.
Untuk atap kandang ternak murai batu bisa dibuat dari genteng atau asbes yang bergelombang. Sebaiknya hindari pembuatan atap dari seng karena di siang hari bisa menyebabkan panas. Tapi Jika pembuatan kandang ternak murai batu di dalam bangunan atau di bawah atap sebuah bangunan, maka tidak perlu membuatkan atap pada kandangnya.

Sedangkan untuk bahan lantai kandang ternak murai batu bisa menggunakan kawat RAM, serutan kayu, lantai semen, dan bisa juga bisa menggunakan tanah dan pasir. Tapi sangat dianjurkan membuat lantai menggunakan pasir bersih karena lebih mudah menyerap kelembaban dan kotoran dari burung murai.
Jika kandang ternak murai batu dibuat bersusun ke atas, sebaiknya lantai kandang untuk susunan kedua, ketiga, dan seterusnya terbuat dari kawat RAM, dimana antara susunan kandang yang satu dan lainnya di berikan rongga yang memungkinkan untuk meletakkan lantai penampung kotoran dari triplek, seng, atau karet tebal, yang bisa ditarik keluar, sehingga nantinya mudah untuk membersihkan kandang ternak murai batu tersebut.

Desain kandang
Untuk desain kandang ternak murai batu bisa dibuat sesuai dengan kebutuhan. Tapi pastikan kandang tersebut memiliki dua buah pintu yang terdiri dari pintu bagian atas atau samping untuk memberikan dan mengganti makanan, serta pintu bagian bagian bawah untuk membersihkan kotoran.
Demikianlah artikel tentang tips membuat kandang ternak murai batu yang nyaman dan berada pada lokasi yang sempit. Selain uraian di atas, masih ada beberapa hal penting yang perlu juga untuk diperhatikan dalam pembuatan kandang, seperti lokasi kandang yang aman dari berbagai hewan predator dan penempatan lampu 5-10 watt di dalam kandang yang berfungsi sebagai penerang dan penghangat jika lokasi kandang berada di daerah yang dingin.